Menpora Dito Ariotedjo Tanggapi Tuduhan Telah Terima Uang Rp27 Miliar Terkait Kasus Korupsi Infrastruktur BTS

- Pewarta

Selasa, 4 Juli 2023 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. (Dok. Setkab.go.id)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. (Dok. Setkab.go.id)

ARAHNEWS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Bimo Nandito Ariotedjo menanggapi tuduhan telah menerima Rp27 miliar terkait kasus korupsi penyediaan infrastruktur BTS dan infrastruktur pendukung.

Menpora Dito Ariotedjo mengatakan dirinya telah memberikan klarifikasi kepada tim penyidik terkait tuduhan terhadap dirinya.

“Ini terkait tuduhan saya menerima Rp27 miliar karena tadi sudah saya sampaikan apa yang saya ketahui dan apa yang saya alami.”

“Ini untuk materi detailnya lebih baik pihak berwenang yang menjelaskan,” ujar Dito Ariotedjo.

Dito Ariotedjo menyebut bahwa dirinya memiliki beban moral untuk meluruskan tuduhan tersebut.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Kejaksaan Agung Masih Dalami Dugaan Penerimaan Uang Senilai Rp27 Miliar kepada Menpora Dito Ariotedjo

Karena memegang amanah sebagai menteri, memiliki tanggung jawab terhadap publik, dan keluarga.

“Saya diberikan amanah oleh Pak Presiden Jokowi sebagai menteri dan saya memiliki keluarga di mana saya harus meluruskan ini semua.”

“Dan mempertanggungjawabkan kepercayaan publik selama ini,” ucap Dito Ariotedjo.

Sementara itu Direktur Jampidsus Kejagung Kuntadi menyebut Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo memberikan jawaban yang transparan saat diperiksa tim penyidik.

“Yang bersangkutan kami periksa sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul15.00 WIB dengan 24 pertanyaan.”

“Semua pertanyaan dijawab dengan baik dan transparan,” kata Kuntadi saat konferensi pers di Kejagung RI, Jakarta, Senin, 3 Juli 2023.

Kuntadi menjelaskan Tim Penyidik Jampidsus Kejagung melakukan pemanggilan terhadap Dito Ariotedjo.

Guna mencari titik terang terkait tuduhan aliran dana kepada yang bersangkutan menyoal kasus dugaan korupsi “base transceiver station” (BTS).

“Dalam rangka untuk mencari titik terang, terkait dengan informasi, sebagaimana rekan-rekan ketahui, beredar isu tentang adanya aliran dana,” ucap Kuntadi.

Kuntadi menyebut jika isu aliran dana yang beredar itu benar, maka hal tersebut tidak termasuk dalam “tempus” pidana korupsi BTS.

“Namun yang jelas bahwa peristiwa tersebut kalau toh benar adanya nanti, itu di luar ‘tempus’ peristiwa pidana BTS. Jadi tolong dibedakan,” ujar Kuntadi.

Kuntadi menjelaskan bahwa kasus korupsi penyediaan infrastruktur BTS dan infrastruktur pendukung Paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020-2022 telah selesai secara “tempus”.

“Selanjutnya terinformasi dalam rangka untuk menangani atau mengendalikan penyidikan terhadap upaya untuk mengumpulkan dan membagikan sejumlah uang.”

“Sehingga dari hal tersebut tampak jelas bahwa peristiwa ini tidak ada kaitan dengan tindak pidana yang menyangkut Proyek BTS Paket 1 sampai 5,” kata Kuntadi.***

Berita Terkait

Kabar tentang Anwar Usman akan Kembali Menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi, Dipastikan Hoaks
Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral
Prabowo Terima Ucapan Selamat dari Sejumlah Pemimpin Dunia, Proses Demokrasi Diakui dan Berjalan Baik
Siswa SMPN 1 Candi Sidoarjo Ikuti Penyuluhan Anti Narkoba dengan Antusias
Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pasangan Prabowo – Gibran di Pemilu 2024
Pengacara Hotman Paris Hutapea Buka Suara Mengenai Pelaku Penyebaran Hoaks Pesawat Mirage dan PT MTI
Luluskan 75 Sarjana Kedokteran Militer, Menhan Prabowo Bangga Universitas Pertahanan RI Cetak Sejarah
Polda Metro Jaya Nyatakan Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Aiman Witjaksono, Koordinasi dengan Bidkum
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:16 WIB

Kabar tentang Anwar Usman akan Kembali Menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi, Dipastikan Hoaks

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:05 WIB

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral

Jumat, 16 Februari 2024 - 22:33 WIB

Siswa SMPN 1 Candi Sidoarjo Ikuti Penyuluhan Anti Narkoba dengan Antusias

Kamis, 15 Februari 2024 - 14:43 WIB

Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pasangan Prabowo – Gibran di Pemilu 2024

Selasa, 13 Februari 2024 - 15:35 WIB

Pengacara Hotman Paris Hutapea Buka Suara Mengenai Pelaku Penyebaran Hoaks Pesawat Mirage dan PT MTI

Selasa, 13 Februari 2024 - 09:31 WIB

Luluskan 75 Sarjana Kedokteran Militer, Menhan Prabowo Bangga Universitas Pertahanan RI Cetak Sejarah

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:05 WIB

Polda Metro Jaya Nyatakan Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Aiman Witjaksono, Koordinasi dengan Bidkum

Senin, 5 Februari 2024 - 19:29 WIB

Muhammad Karim, Sosok Aktivis Keagamaan yang jadi Panutan Milenial

Berita Terbaru