ARAHNEWS.COM – Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Budisatrio Djiwandono menanggapi soal pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU).
KPU telah mengumumkan bahwa tiga bacapres dan bacawapres yang menyalonkan diri di Pilpres 2024 mendatang memenuhi syarat.
Menurut Budisatrio, pengumuman KPU ini adalah awalan baik untuk bekerja fokus ke depan dan meninggalkan polemik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah awalan yang baik bahwa perdebatan soal keabsahan sudah selesai. Mari kita fokus ke depan memenangkan Prabowo-Gibran.”
“Seperti kata Presiden Jokowi, politik saat ini banyak drama. Maka kita harus move on dan bekerja dengan penuh semangat,” ujar Budisatrio, Senin (13/11/2023) kepada wartawan di Jakarta.
Baca artikel lainnya di sini : Dituding Lakukan Abuse of Power, TKN Prabowo – Gibran: Pikiran Saja Tak Pernah, Apalagi Melakukannya
Ia juga mengingatkan bahwa pendukung Prabowo-Gibran agar senantiasa menjaga kondusivitas dengan berkampanye positif dan menjauhi fitnah terhadap kandidat lainnya, serta fokus dalam adu gagasan yang produktif.
Baca Juga:
XTransfer Luncurkan Layanan Pembayaran Lintasnegara di Chili
VT Markets Gandeng Island Sports Club, Padukan Dunia Trading dan Gaya Hidup Aktif
YR Fitness Bermitra dengan PrimaFit dan Berekspansi ke Indonesia
”Hari ini Pak Prabowo berbicara di CSIS bahwa satu musuh terlalu banyak, 1.000 kawan terlalu sedikit. Semua adalah teman walaupun mereka gak mau temenan sama kita,” ujarnya.
KPU pada Senin telah menetapkan Prabowo – Gibran, Ganjar Pranowo – Mahfud MD, dan Anies Baswedan -:Muhaimin Iskandar resmi menjadi pasangan capres-cawapres yang akan berkontestasi di Pilpres.
Baca artikel lainnya, di sini: Bursa Media Online Melayani Jasa Jual Beli dan Akuisisi Portal Berita yang Masih Berjalan dan Berkualitas
Ketiga capres dan bacapres ini disebut telah memenuhi persyaratan yang ditentukan.***
Baca Juga:
Eileen Gu Tampil sebagai Pembicara dalam KFF Inspiring Women Leadership Series di SMU
CCTV+: Forum Respons Cepat atas Pengaduan Publik Digelar di Beijing







