Jakarta Diguncang Gempa dari Gunung Pangrango, BMKG Ingatkan Warga Hati-Hati

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 21 November 2022 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gempa Bumi. (Pexels.com/Wilson Malone)

Ilustrasi Gempa Bumi. (Pexels.com/Wilson Malone)

ARAHNEWS.COM – Jakarta dan sekitarnya diguncang gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,6 pada Senin 21 November 2022 pukul 13.21 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sumber gempa berada di barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, atau berada di kawasan Gunung Pangrango.

Sementara titik koordinat lokasi gempa berada di 6.84 Lintang Selatan (LS) dan 107.05 Bujur Timur (BT) dengan episentrum di darat, kedalaman 10 kilometer.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip dari Hallojabar.com, data terakhir Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Senin (21/11/2022) pukul 19.34 WIB mencatat 62 orang meninggal dunia.

Klik artikelnya di sini: 25 Warga Masih Tertimbun Reruntuhan dan 62 Meninggal Dunia Pasca Gempa Cianjur

“Gempa Magnitudo 5.6, 21 November 2022, pukul 13:21:10 WIB, lokasi: 6.84 LS, 107.05 BT kilometer, kedalaman: 10 kilometer,” tulis BMKG dalam akun Twitter resminya, Senin 21 November 2022.

“Gempa ini, tidak berpotensi tsunami. Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tegas BMKG.

Untuk diketahui, sebagian besar wilayah Indonesia termasuk daerah rawan gempa.

Apa penyebab gempa bumi? Dari segi penyebabnya, gempa bumi bisa dibedakan dalam 2 jenis.

Pertama, gempa tektonik yang terjadi karena pergerakan/pergeseran lapisan batuan di kulit bumi, secara tiba-tiba. Hal tersebut bisa terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik.

Selain itu gempa bisa juga terjadi karena aktivitas gunung api. Gempa jenis kedua ini disebut gempa bumi vulkanik.

Pergerakan lapisan batuan di dalam bumi secara tiba-tiba dapat menghasilkan energi yang dipancarkan ke segala arah berupa gelombang seismik.

Saat gelombang itu mencapai permukaan bumi, getarannya bisa merusak segala sesuatu, seperti bangunan, dapat menimbulkan korban jiwa.

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil
Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel
5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis
Harga Beras Tak Kunjung Turun, Program Bantuan Pangan Jadi Penyangga
GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!
Prabowo Amankan Pasokan Beras dengan Izin Khusus untuk Penggilingan Skala Besar
Kartel Narkoba Amerika Latin Sasar Bali, Kokain Masuk Lewat Wisatawan

Berita Terkait

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:10 WIB

Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:43 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil

Minggu, 14 September 2025 - 01:05 WIB

Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel

Rabu, 3 September 2025 - 08:17 WIB

5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Harga Beras Tak Kunjung Turun, Program Bantuan Pangan Jadi Penyangga

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB