ARAH NEWS – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan pihaknya belum menentukan arah koalisi untuk menyongsong Pemilu 2024.
Menurut Prabowo, Gerindra masih memiliki rentang waktu sekitar satu tahun dalam menentukan koalisi.
“Masih ada waktu lama, satu tahun. Biasanya di Indonesia itu, last minute,” kata Prabowo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan dia menilai penentuan koalisi di Indonesia cenderung dilakukan pada waktu-waktu akhir (last minute) menjelang pemilu.
“Tapi tentunya, last minute harus dimulai dengan persahabatan,” ujar Prabowo dalam konferensi pers.
Dia menjelaskan mengenai pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kediamannya, di Jalan Kertanegaran, Jakarta Selatan, Jumat.
Selanjutnya saat ditanya mengenai calon partai politik yang paling berpotensi untuk diajak berkoalisi dengan Gerindra, Prabowo berkelakar meminta para wartawan untuk menebak.
Baca Juga:
Sunlife perkenalkan merek global baru
Shanghai Electric Pamerkan 19 Solusi Terintegrasi, Dorong Inovasi Industri di Ajang CIIF 2026
Dorong Perubahan Nilai Tambah Jaringan Telekomunikasi guna Wujudkan Pertumbuhan Baru pada Era AI
“Sudahlah kalian yang tebak. Kalau saya cerita, tidak seru, jadi kalian yang tebak-tebak nanti,” ucap Prabowo.
Pada kesempatan yang sama, Prabowo mengatakan, saat ini, Gerindra ingin menjalin komunikasi dan merintis kerja sama sebanyak mungkin dengan berbagai pihak.
“Saya sampaikan, prinsip saya sebagai pimpinan Gerinda, prinsip Gerinda adalah seribu kawan terlalu sedikit.”
“Sehingga kami ingin menjalin komunikasi dan ingin merintis kerja sama dengan sebanyak mungkin pihak,” kata Menteri Pertahanan RI ini.
Baca Juga:
Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
Huawei Hadirkan OTN Generasi Baru untuk Jaringan Optik Berbasis AIDC
Komunikasi dan kerja sama itu, lanjut dia, ditujukan untuk mencari solusi-solusi terbaik bagi beragam kesulitan yang dihadapi oleh Indonesia.***







