Airlangga Hartarto Sebut Koalisi Indonesia Baru Tak Terpengaruh Konflik Internal PPP

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 15 September 2022 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (Dok. Ekon.go.id)

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (Dok. Ekon.go.id)

ARAH NEWS – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tidak akan terpengaruh dengan konflik internal terkait kepemimpinan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini.

“Kan koalisi antarinstitusi,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

Hingga saat ini, katanya, hubungan antara tiga partai anggota KIB, yakni Partai Golkar, PPP, dan Partai Amanat Nasional (PAN), masih berjalan baik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu kan urusan dalam negerinya PPP. Hubungan semua baik,” tambahnya.

Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Serang, Minggu 4 September 2022, yang dihadiri ketua dan sekretaris dari 27 DPW PPP se-Indonesia, memutuskan untuk memberhentikan Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum dan digantikan Muhammad Mardiono.

Muhammad Mardiono saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Namun, Suharso Monoarfa sempat menegaskan bahwa dia masih menjabat sebagai Ketua Umum DPP PPP berdasarkan ketentuan AD/ART partai.

Sebelumnya, pada 4 Juni 2022, Suharso sebagai Ketua Umum DPP PPP saat itu bersama dengan Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan selaku Ketua Umum DPP PAN menandatangani nota kesepahaman dibentuknya Koalisi Indonesia Bersatu di Jakarta.

Tujuan KIB ialah untuk menghentikan politik identitas dan untuk kepentingan rakyat yang bersatu.

Tiga pimpinan partai politik itu juga menyepakati koalisi masih bersifat terbuka bagi partai politik lain yang ingin bergabung.

Selain itu, mereka juga sepakat jika koalisi belum akan membahas calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pemilu 2024.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru