ARAHNEWS.COM – Partai Amanat Nasional (PAN) menyampaikan kabar terkini mengenai nasib Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Keua Umum PAN Zulkifli Hasan menyatakan bahwa KIB yang didirikannya bersama Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah bubar.
Bubarnya koalisi ketiga partai tersebut diumumkan setelah PAN dan Golkar mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara PPP mendukung anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo dalam pemilu 2024.
Baca artikel lainnya di sini: Resmi Didukung Partai Golkar dan PAN, Ketua Umum Gerindra Prabowo Suarakan Indonesia Emas Jokowi
“(KIB) sudah tidak ada, sekarang gabung pakai nama baru kan? Dengan koalisi-nya PAN dan Golkar,” kata Zulhas, sapaan karib Zulkifli Hasan.
Zulkifli Hasan menyampaikan hal itu saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 14 Agustus 2024.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
PAN dan Golkar diketahui merapat ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang dibentuk Gerindra dan PKB.
Menurut Zulhas, dia dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto telah berdiskusi panjang sebelum memutuskan untuk mendukung Prabowo Subianto.
“Kita kan KIB, KIB diskusi panjang sama Pak Airlangga, setelah melihat perkembangan survei-survei akhirnya KIB memutuskan bergabung dengan Pak Prabowo,” ucap Zulkifli Hasan.
Namun, meskipun menyatakan telah bubar, dia menegaskan bahwa ketiga partai bekas KIB masih tetap menjalin komunikasi.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
“Ya berkontak saja,” ujar Zulkifli Hasam.***









