Prabowo Subianto Memimpin Data Ekspos Tertinggi Sebagai Calon Presiden 2024, Peroleh Sebanyak 39 Persen

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 20 Juli 2023 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Dok. Tim Media Prabowo)

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Dok. Tim Media Prabowo)

ARAHNEWS.COM – Sebagai Calon Presiden 2024, Prabowo Subianto berhasil memimpin hasil data ekspos tertinggi, sebesar 39 Persen.

Demikian hasil riset mengenai mahadata dan pemantauan media oleh PoliEco Digital Insights Institute (Pedas).

Direktur Pedas Anthony Leong menyampaikan hal itu dalam rilis Riset Big Data Pergerakan Suara Pemilih Kandidat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2024 di Menara 9, Jakarta, Kamis, 20 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Prabowo Subianto teratas dengan 39 persen, Ganjar Pranowo 33 persen, dan Anies Baswedan 28 persen,” kata Anthony Leongj dalam konferensi persnya.

Anthony Leong menyebutkan Prabowo Subianto memimpin data ekspos tertinggi sebagai capres dengan perolehan 39 persen atau 79.721 data.

Disusul Ganjar Pranowo sekitar 33 persen atau 68.792 data dan Anies Baswedan sebanyak 28 persen atau 57.502 data.

Tidak hanya itu, Pedas juga melihat sentimen capres pada Pemilu 2024.

Anthony Leong mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto memiliki sentimen negatif sejumlah 14 persen atau 11.001 data, positif 71 persen atau 58.450 data, dan netral 15 persen atau 10.270 data.

Selanjutnya, Ganjar Pranowo memiliki sentimen negatif mencapai 20 persen atau 14.048 data, positif dengan 63 persen atau 43.609 data dan netral 17 persen atau 11.135 data.

Anies Baswedan memiliki sentimen negatif hingga 33 persen atau 16.195 data, positif sebanyak 49 persen atau 32.560 data, dan netral 18 persen atau 8.747 data.

Mereka menggunakan metode analisis data dan pendekatan ilmiah untuk menyelidiki dan menganalisis pergerakan suara pemilih.

Tidak hanya itu, sambung Anthony Leong, pihaknya pun mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk survei opini publik, analisis media sosial, berita, dan artikel.

“Dengan pendekatan ini, kami berharap dapat memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang lebih baik”.

“Tentang preferensi dan motivasi pemilih dalam mendukung atau menolak kandidat calon presiden dan wakil presiden,” pungkas Anthony Leong.

PoliEco Digital Insights Institute menyelenggarakan riset big data dan media monitoring Pemilu 2024 dengan menggunakan Tools Menara Digital Monitoring pada periode 1 Mei hingga 30 Juni 2023.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru