Sandiaga Uno Tanggapi Soal Kemungkinan Berpasangan Kembali dengan Prabowo Subianto

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 5 November 2022 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (Instagram.com/@gerindrasumut)

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (Instagram.com/@gerindrasumut)

ARAHNEWS.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi mengenai kemungkinan dirinya berpasangan kembali dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024

Namun dia enggan banyak menanggapi mengingat keduanya masih sangat sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

“Pak Prabowo sama-sama sedang sibuk. Hari ini saya akan ke London untuk kegiatan pemasaran dan investasi,” kata Sandiaga Uno.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Prabowo sudah memberikan instruksi jelas kepada saya untuk fokus pada tugas kementerian dan setiap langkah politik dikoordinasikan dengan beliau,” katanya.

Mengenai kemungkinan keduanya berpasangan kembali, dikatakannya, keputusan ada pada partai politik.

“Jika ditentukan apapun kombinasinya, apapun pasangan calonnya demi kontribusi untuk NKRI semua harus dilakukan.”

“Merupakan kehormatan bagi saya (untuk berpasangan dengan Prabowo), karena pak Prabowo merupakan salah satu menteri yang paling berprestasi,” katanya.

Ia mengatakan Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI berhasil menorehkan prestasi melalui langkah reformasi sistem pertahanan NKRI.

“Bahkan Indonesia menjadi acuan (bagi negara lain) dalam pembangunan kekuatan pertahanan Indonesia. Ini patut kita apresiasi,” katanya

Sandiaga Uno mengakui tidak ingin terburu-buru berbicara tentang Pemilihan Presiden 2024 karena ingin fokus pada tugas kementerian.

“Ya kami sesuai arahan bapak presiden jangan terburu-buru. Fokus pada tugas kementerian dan sekarang menteri-menteri sedang dievaluasi hasil kerjanya.”

“Harus menunjukkan hasil yang baik, pertumbuhan ekonomi yang harus terjaga, lapangan kerja harus tercipta,” katanya di Solo, Sabtu, dalam rangka menghadiri Rakornas ke-3 Genpi.

Ia mengatakan tahun politik baru ditentukan pada Oktober 2023, dengan demikian masih ada waktu selama satu tahun untuk menunjukkan hasil kerjanya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Nanti dari partai politik dan gabungan parpol yang akan menentukan pasangan calon, tentunya nantinya akan memilih.”

“Ini harus kami sikapi dengan semangat kebersamaan, jangan sampai terpecah-belah pada kontestasi politik,” katanya.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru